Hijaukan Pesisir, Mahasiswa KKN PMD Unram Gelar Aksi Penanaman Mangrove di Gili Petagan Desa Padak Guar
PADAK GUAR — Sebagai langkah nyata menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan meminimalisasi ancaman abrasi, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mataram Desa Padak Guar menggelar aksi lingkungan berupa penanaman bibit mangrove di kawasan Gili Petagan. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja unggulan KKN yang berfokus pada keberlanjutan lingkungan dan konservasi bahari.
Gili Petagan, yang dikenal dengan keindahan hutan mangrove alaminya, memiliki peran vital sebagai benteng pertahanan pesisir sekaligus habitat berbagai biota laut. Melihat pentingnya peran ekologis tersebut, mahasiswa KKN tergerak untuk memperluas area tutupan hijau mangrove guna memastikan keseimbangan alam di sekitar wilayah Desa Padak Guar tetap terjaga.
Kolaborasi Bersama Demi Kelestarian Laut
Aksi penanaman mangrove ini tidak hanya melibatkan anggota tim KKN Unram, tetapi juga disambut antusias oleh kelompok sadar wisata (Pokdarwis), masyarakat lokal. Berbekal semangat gotong royong, rombongan menyeberang menuju lokasi penanaman sejak pagi hari dengan membawa ratusan bibit mangrove siap tanam.
Proses penanaman dilakukan secara bertahap di titik-titik krisis abrasi dan area yang membutuhkan regenerasi tanaman. Setiap bibit ditanam dengan memperhatikan pasang surut air laut serta teknik penancapan pasak kayu agar bibit tidak terhanyut oleh terpaan gelombang.
Ketua Tim KKN PMD Unram Desa Padak Guar menyampaikan bahwa program ini dirancang tidak sekadar sebagai pemenuhan tugas akademis, melainkan bentuk dedikasi langsung mahasiswa kepada masyarakat dan lingkungan.
"Gili Petagan adalah salah satu aset ekologis dan daya tarik wisata luar biasa yang dimiliki Desa Padak Guar. Melalui penanaman mangrove ini, kami ingin menanamkan kepedulian bersama bahwa menjaga laut hari ini adalah investasi keselamatan dan kesejahteraan untuk generasi mendatang," ujarnya.
Langkah Kecil untuk Dampak Besar
Selain berdampak pada pencegahan erosi pantai, mangrove yang ditanam diharapkan dapat menjadi rumah baru bagi berbagai spesies ikan, kepiting, dan burung pesisir. Dalam jangka panjang, kelestarian mangrove di Gili Petagan juga diyakini dapat mendukung potensi daya tarik ekowisata berbasis konservasi, yang dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi warga lokal.
Pemerintah Desa Padak Guar memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kerja keras para mahasiswa KKN Unram. Dukungan masyarakat yang mendampingi selama proses penanaman menjadi bukti kuat bahwa kesadaran menjaga lingkungan di wilayah pesisir ini semakin bertumbuh.
Aksi lingkungan di Gili Petagan ini menutup rangkaian kegiatan konservasi KKN dengan kesan mendalam. Harapannya, bibit-bibit mangrove yang telah ditancapkan mampu tumbuh kokoh, menjadi pelindung alami pesisir Padak Guar, serta menginspirasi gerakan-gerakan lingkungan serupa di masa yang akan datang.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin